Contoh Makalah “TAKZIYAH”

Assalamu alaikum …. Untuk membantu para siswa dalam mengerjakan tugas sekolah yaitu membuat makalah atau buku lembar kerja siswa, maka saya Postingkan contoh makalah ini, semoga bisa bermanfaat bagi kita semua . . .

Langkah pertama :

Membuat Cover tentang makalah  :

Untuk mengetahui salah satu tugas pokok fiqih tentang

“ TakziYah “

Disusun oleh :

~ Dede rusli g

~ M. untung

~ M. zaenal

~ Helna nabila

~ Umiyatun

~ Nurbaiti

MTS  SERPONG

2010-2011

Kata pengantar :

Kata pengantar

Assalamualaikum wr.wb

Alhamadulillah dan rasa syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT atas karunia dan nikmat yang telah kita terima. Sehingga kami bisa menyelesaikan buku atau catatan ini dengan baik.

Dalam rangka melengkapi kebutuhan siswa terhadap tercukupinya sarana pembelajaran terutama buku, beberapa waktu yang lalu pemerintah telah beberapa kali mengeluarkan buku sekolah dalam bentuk elektronik (BSE). Buku-buku yang disediakan pemerintah tersebut hampir semuanya buku paket umum dan belum ada sama sekali buku-buku khusus untuk sekolah keagamaan terutama sekolah agama Islam. Padahal jumlah sekolah berbasis keagamaan terutama islam jumlahnya sangat banyak.

Untuk mengisi kekurangan tersebut kami menghadirkan buku lembar kerja siswa KARIMA sebagai pelengkap pembelajaran di sekolah. Buku ini disususn dengan kurikulum standar isi KTSP dengan mengacu kepada peraturan menteri agama RI no. 02 th 2008 yang berisi tentang standar isi dan standar kompetensi lulusan untuk sekolah-sekolah yang berbasis keagamaan (Madrasah).

Kami mengucapkan Terima kasih kepada guru pembimbing dan semua pihak yang telah membantu dalam pembuatan buku lembar kerja ini.

Akhir kata, semoga buku ini bermanfaat bagi kami dan para pembaca pada umumnya untuk menambah ilmu pengetahuan dan wawasan, khususnya dalam ber Takziyah.

Serpong, 19 Januari 2011

 

Daftar Isi : . . . .

  • (di isi sendiri ya, disesuaikan dengan jumlah halaman yang akan dibuat)

Isi Makalah :

Takziyah

Takziyah berasal dari kata ‘azza-yu’azzi yang artinya berduka cita atau berbela sungkawa atas musibah yang menimpa. Dalam konteks muamalah Islam, takziyah adalah mendatangi keluarga orang yang terkena musibah meninggal dunia dengan maksud menghibur keluarga yang ditinggalkan menyabarkannya agar jangan berkeluh kesah, mendoakan zenajah supaya dosanya diampuni, serta dengan ungkapan-ungkapan yang dapat menenangkan perasaan dan menghilangkan kesedihan.

Orang yang melakukan takziyah adalah mereka yang mampu merasakan kesedihan atau duka yang dialami saudaranya. Hal ini jelas termasuk dalam kategori amar ma’ruf nahi munkar yang merupakan salah satu fundamen ajaran Islam. Lebih dari itu, takziyah adalah aplikasi dari sikap saling menolong dan bekerja sama dalam kebaikan dan ketakwaan. Allah SWT berfirman :

”Dan saling menolonglah kamu sekalian dalam kebaikan dan ketakwaan.” (QS Al-Maidah:2)

Takziyah boleh jadi dianggap hal yang sepele oleh sebagian kalangan. Sikap seperti ini kemungkinan besar karena takziyah masih dianggap sebagai aktivitas yang kurang bermanfaat secara langsung dan cenderung hanya membuang-buang waktu. Akibatnya, banyak orang yang tidak melakukan takziyah, meski orang yang baru mendapatkan musibah itu berada di sekitar tempat tinggalnya.

Dalam pandangan Rasulullah SAW, takziyah mempunyai nilai dan keutamaan tinggi bagi yang melakukannya. Beliau bersabda :

”Tidaklah seorang Mukmin yang melakukan takziyah atas musibah yang menimpa saudaranya, kecuali Allah akan memakaikan untuknya permata kemuliaan pada hari kiamat.” (HR Ibnu Majah dan Al-Baihaqi).

Hikmahnya dengan sering-sering takziyah, setiap orang menjadi ingat bahwa setiap manusia akan mati. Tak ada satu pun manusia yang bisa menolak kematian. Singkatnya, selain sebagai wujud hubungan baik antar manusia, takziyah juga merupakan media untuk mengingatkan manusia terhadap sesuatu yang pasti, yaitu kematian.

Dengan sering melakukan takziyah, seseorang terdorong untuk ber-muhasabah (introspeksi) atas semua aktivitas yang telah dilakukannya. Semakin sering takziyah dilakukan, semakin kuat pula keyakinan akan datangnya kematian. Jika demikian, akan semakin tumbuh semangat mengisi hidup dengan perbuatan baik dan amal saleh. Pendek kata, takziyah adalah sumber inisiatif positif yang mengarahkan manusia menjadi hamba Allah yang saleh dan bertakwa.

Tazkiyah dimaksudkan sebagai cara untuk memperbaiki seseorang dari
tingkat yang rendah ke tingkat yang lebih tinggi di dalam hal sikap, sifat,
kepribadian dan karakter. Semakin sering seseorang melakukan tazkiyah pada karakter kepribadiannya, semakin Allah membawanya ketingkat keimanan yang lebih tinggi. Dalam hal yang sama juga tazkiyah terhadap harta dan kekayaan. Semakin banyak kita mengeluarkan zakat dari harta yang dimiliki, semakin kita memperkaya dunia dan kehidupan akhirat.

Type Tazkiyah

Untuk membersihkan segala sesuatu didalam hidupnya seseorang harus
melakukan metode yang terbaik. Karena itu type tazkiyah tergantung pada sifat dan perlakuan yang akan kita tuju.

Secara umum type2 tazkiyah adalah sbb :

Pikiran
Dengan mempercayai KeEsaan Allah dan mematuhi peraturannya tanpa keraguan.

Hati
Dengan berlaku jujur, tulus, dapat dipercaya, rendah hati dan sering berdoa kepada Allah SWT

Mata
Menundukkan pandangan (tidak melihat) segala yang dilarang Agama.

Adapun adab-adab ketika bertakziah adalah sebagai berikut:

1.     seorang yang mendengar musibah kematian, hendaknya segera mangucapkan.

ﺇﻧﺍﻠﻠﻪﻭٳﻦﺇﻟﻟﻪﺮﺟﻌﻭﻦ

Artinya: “ sesungguhnya kami adalah milik allah dan kepadanya kami  akan kembali.”

2.     berpakaian rapi, sopan dan usahakan berwarna gelap

3.     mengucapkan rasa turut berduka cita dengan perasan tulus

4.     menyarankan agar keluarga yang ditinggalkan sabar, tabah dan ikhlas menerima takdir Allah SWT.

5.     memberikan sekedar bantuan untuk meringankan beban keluarga yang terkena musibah.

6.     hendaknya ikut menyalatkan jenazah.

Sebaiknya takziah dilakukan ketika jenazah dishalatkan sampai dengan jenzah dikubrkan. Akan tetapi, bila kita ada keperluan lain boleh hanya sampai pada saat jenazah diberangkatkan.

Rasulullah bersabda  :

“ siapa saja yang mendatangi jenazah hingga dishalatkan, maka baginya pahala satu qirat. Dan siapa saja yang mendatangi jenazah hingga dikubur, maka baginya dua qirat.

Ditanya: apakah dua qirat itu?

Beliau bersabda :

“semisal dua gunung yang besar.”(h.r mutaffaq ‘alaih)

Adapun hikmah bertakziah  sbb:

1.     keluarga yang tertimpa musibah kematian akan terhibur dengan kedatangan kita

2.     dapat menyambung tali silaturahmi dengan keuarga yang terkena musibah

3.     ikut mendoakan jenazah agar dosa-dosanya diampuni.

4.     mendapatkan pahala dari Allah SWT.

5.     sebagai penghormatan terakhir kepada almarhum/mah.

6.     dapat mengingatkan akan kematian.

KESIMPULAN:

  • Dengan ber Takziyah kita dapat memberikan semangat kepada orang yang terkena musibah kematian.
  • Dapat mempererat tali silaturohmi dengan tetangga atau dengan masyarakat
  • Dapat membantu secara nyata baik moril maupun materil keluarga yang sedang berkabung
  • Sebagai cerminan bagi kita yang masih hidup bahwa kita semua tanpa kecuali akan mengalami hal yang serupa yakni kematian
  • Dengan berTakziyah semata mata mengharapkan pahala dan keridhoan Allah SWT

SARAN :

  • Agar senantiasa kita selalu mendoakan jenazah agar dosanya diampuni oleh Allah SWT.
  • Hendaknya kita yang masih hidup selalu bersiap siap dalam keadaan apapun untuk selalu beribadah kepada Allah SWT, karena kita tidak tahu kapan kita akan di jemput oleh malaikat maut, agar kita meninggal dalam keadaan khusnul hotimah .
  • Agar senantiasa kita semua selalu berusaha yang terbaik untuk agama, keluarga, bangsa serta berusaha melaksanakan perintah Allah SWT dan menjauhi segala larangan – larangannya.

Daftar pustaka :

Daftar pustaka

A. gani, Bustami dkk.tt. Al’quran dan tafsirnya. Yogyakarta: UII

Abdul majid hasyim, husaini.1985. syarah. Riyadhus shalihin. Surabaya.: pustaka ilmu.

Abu baker, rohadi.1989, ilmu tajwid. Semarang: aksara indah.

Aljazairi, abu bakr jabir. 2003. ensiklopendi muslim. (penerjemah fadli bakri’lc).cetakan keenam. Akarta: darul falah.

Iim abdurohim, acep 003. pedoman ilmu tajwid. \ lengkap. Bandung cv di ponogoro.

Sholih,k.h. 1975. asbabun nujul. Bandung cv di ponogoro.

Departemen agama RI.1989. al qur’an dan terjemahnya semarang, toha putra

Departemen agama RI 1989. al qr’an dan terjemahnya semarang : toha putra

Hasan, A.1999. tarjamah balugul maram bandung: cv diponogoro bandung.

Qudamah, ibnu, 1998 muhtasar minhajul qhosidin Jakarta: pustaka alkautsar

Tim penyusunensiklopeldi paramdina.1993 .ensiklopeldi islam Jakarta : ichtiar baru van hoeve.

Semoga kita termasuk orang-orang yang diberkahi . . .

By : mumut78 (tugasnya Dede Rusli G)

2 Comments

Filed under Realigi Islami

2 responses to “Contoh Makalah “TAKZIYAH”

  1. the best forever, i like it.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s